
UT Tanggerang Selatan – Sebagai wujud nyata kontribusi akademisi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan perekonomian daerah dalam forum riset internasional, Dr Nurlaili MA Dosen & Wakil Dekan bidang II Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Intan Lampung (RIL) menyampaikan gagasan serta hasil risetnya dalam ajang ilmiah bereputasi internasional, The 9th International Seminar on Business, Economics, Social Sciences and Technology (ISBEST ke-9). Yang berlangsung di Ballroom Convention Center Universitas Terbuka Tangerang, Kamis 13 Agustus 2026.
Akademisi FEBI UIN RIL tersebut mempresentasikan karya ilmiahnya yang berjudul ” The Role of Social Capital in Strengthening the Employment of Oil Palm Farmers and Its Impact on Regional Economic Development Central Lampung “. Penelitian ini menyoroti peran penting modal sosial dalam memperkuat penyerapan tenaga kerja petani kelapa sawit serta dampaknya bagi pembangunan ekonomi di Kabupaten Lampung Tengah.
Menanggapi partisipasi riset internasional tersebut, Dekan FEBI UIN Raden Intan Lampung, Prof. Dr. H. A. Kumedi Ja’far, S.Ag., M.H., menyambut hangat & mengapresiasi keikutsertaan Dr. Nurlaili, M.A. di forum ISBEST ke-9. ” Ini adalah bukti konkret komitmen sivitas akademika FEBI dalam memperkuat tradisi riset bereputasi. Topik yang diangkat mengenai modal sosial petani kelapa sawit sangat relevan dengan dinamika ekonomi daerah. Kami berharap hasil pemikiran ini dapat menjadi referensi kebijakan ekonomi yang inklusif sekaligus memotivasi para akademisi lain untuk terus berkiprah di kancah global, ” ungkapnya.
Dalam presentasi nya Dr. Nurlaili Menyoroti secara mendalam pentingnya modal sosial petani bagaimana modal sosial (social capital)—seperti jejaring kerja sama, kepercayaan (trust), dan nilai-nilai kebersamaan dalam komunitas—menjadi fondasi utama dalam memperkuat sektor ketenagakerjaan petani kelapa sawit di Kabupaten Lampung Tengah, bahwasanya penguatan modal sosial tidak hanya meningkatkan efisiensi dan kapasitas kerja para petani lokal, tetapi juga memberikan efek domino (multiplier effect) yang positif terhadap pembangunan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Forum Ilmiah internasional ini menghadirkan Keynote Speaker, Bapak Maman Abdurrahman, Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Republik Indonesia; Dr. Meirani Harsasi, S.E., M.Si., Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Terbuka. Dengan pembicara / narasumber :
Event ilmiah ini dihadiri oleh para perwakilan dari universitas dan lembaga mitra dalam lingkup rumpun ilmu ekonomi, yaitu para akademisi, peneliti, pemimpin industri, pembuat kebijakan, wirausahawan, mahasiswa, dan seluruh peserta yang hadir, baik secara langsung di lokasi (onsite) maupun secara daring (online).
Adapun tema tahun ini, yaitu ; ” Navigating Economic Uncertainty: Sustainability, Digital Transformation, and Inclusive Growth in a Fragmented Global Economy ” (Navigasi Ketidakpastian Ekonomi: Keberlanjutan, Transformasi Digital, dan Pertumbuhan Inklusif dalam Ekonomi Global yang Terfragmentasi), menangkap tantangan sekaligus peluang di era saat ini, yaitu di masa yang dibentuk oleh fragmentasi geopolitik, volatilitas ekonomi, kemajuan teknologi yang pesat, serta perhatian terhadap isu-isu sosial dan lingkungan yang terus meningkat. Perkembangan ini menuntut kita untuk menjadi lebih adaptif dan tangguh.
kontributor :
Penulis : M Najib Ali
grafis / Instagram : M Najib Ali, link : https://www.instagram.com/p/DcARNwCx5ms/?igsh=MTE1b2czeW4zbzh5cA==