Home » Tak Berkategori » Narasumber Diklat Mahasiswa penerima Beasiswa BAZNAS Unila

Narasumber Diklat Mahasiswa penerima Beasiswa BAZNAS Unila


FEBI UIN Raden Intan Lampung – Oktober 2018

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Intan Lampung menjadi narasumber dalam Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Mahasiswa penerima Beasiswa BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Universitas Lampung (Unila) yang diadakan di Ruang Kerja Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan Rektorat Unila Lantai 1 pada hari Kamis (11/10/2018) Pukul 09.00 WIB. 

 

Kegiatan yang dibuka oleh Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan Unila, Drs. Mardi Syahperi, M.M. tersebut, merupakan tindak lanjut dari hasil penyaringan penerima beasiswa BAZNAS bagi Mahasiswa Unila Tahun 2018 beberapa waktu yang lalu. Sesuai dengan yang disampaikan oleh Mardi, bahwa tujuan diadakannya Diklat ini ialah untuk memantapkan Mahasiswa penerima beasiswa agar mampu mengelola beasiswa yang efektif dan efisien dalam rangka menunjang pendidikan selama menjadi mahasiswa di Unila. 

 

Diberikan kepercayaan sebagai narasumber, Dr. Moh. Bahrudin, M.Ag. memberikan motivasi kepada Mahasiswa penerima beasiswa agar amanah dengan beasiswa yang diterima. “Jangan sampai ananda yang telah dipilih sebagai Mahasiswa/i terbaik kepercayaan BAZNAS dan Unila mendzalimi diri sendiri dan orang lain dalam hal penggunaan beasiswa yang diterima.” jelas beliau. Selain itu, Moh. Bahrudin juga menyampaikan bahwa seyogyanya mahasiswa penerima beasiswa mampu menjadi Insan yang ber-ISI. “ISI” yang dimaksud ialah singkatan dari Intergrity, Spirituallity, and Intelectuallity. “ISI” sendiri dikutip Moh. Bahrudin dari slogan UIN Raden Intan Lampung. Sesuai harapan beliau, mahasiswa harus menjadi insan yang tidak hanya memiliki kemampuan intelektual baik, melainkan juga harus menyeimbangkan dengan nilai-nilai keagamaan yang baik dan kepribadian atau integritas yang mulia. Terakhir, mengingat penerima beasiswa BAZNAS adalah mahasiswa beragama Islam, maka Moh. Bahrudin juga mengamanatkan kepada penerima beasiswa, bahwa jika nanti sudah menjadi alumni hendaknya menjadi alumni yang Islami, yang Kaffah dan mendharma-bhaktikan ilmunya untuk kemajuan agama, bangsa, dan negara.

 

(DS)