
Dalam rangka menyambut HUT RI ke-81, Uinversitas Islam Negeri Raden Intan Lampung melangsungkan upacara bendera peringatan hari kemerdekaan Indonesia dengan mengenakan pakaian adat Nusantara yang dikenakan oleh seluruh elemen kampus—mulai dari jajaran pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, hingga tenaga keamanan dan kebersihan—guna mengusung tema besar “ Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur. ”

Rektor UIN Prof. H. Wan Jamaluddin Z., M.Ag., Ph.D., dalam pidato upacaranya menyampaikan amanat Menteri Agama RI Prof. Nasaruddin Umar; bahwasanya kemerdekaan Indonesia yang diwariskan para pahlawan kepada tiap generasi hingga saat ini, adalah untuk dijaga dan diisi dengan berbagai kontribusi ; yaitu mengisi kemerdekaan dengan ilmu, kerja keras, integritas, inovasi, dan pengabdian, untuk menjaga hal tersebut kita sebagai bangsa yang besar wajib membangun keluhuran akhlak, memperkokoh persatuan dan kerukunan umat beragama, yaitu salah satu caranya dengan memperkuat doa dan ikhtiar, apalagi menyoroti perkembangan teknologi modern dan kecerdasan buatan / AI (Artificial Intelegence) harus tetap diimbangi dengan kemanusiaan dan akhlak.
Menanggapi amanat Menteri Agama RI yang disampaikan oleh Rektor UIN Raden Intan Lampung, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN RIL, Prof.Dr. H.A. Kumedi Ja’far,S.Ag.,MH. menyatakan kesiapan FEBI UINRIL untuk berada di garda terdepan dalam menerjemahkan pesan kemerdekaan tersebut ke dalam aksi nyata akademis dan kontribusi pembangunan nasional. “ Melalui momentum HUT RI ke-81 ini, FEBI UIN Raden Intan Lampung berkomitmen untuk terus mencetak sumber daya manusia berakhlak mulia, menguasai teknologi modern, dan siap mengabdi demi mewujudkan Indonesia yang berdaulat secara ekonomi, adil secara sosial, dan makmur secara berkelanjutan_“ kata Dekan FEBI.

Lebih lanjut Prof.Kumedi Ja’far menanggapi terkait pesatnya perkembangan teknologi AI, beliau menyatakan bahwa kecerdasan buatan harus diposisikan sebagai sarana (al wasilah) untuk meningkatkan efisiensi dan inklusi keuangan. Namun, arah dan tujuannya (al-ghayah) harus tetap bermuara pada kesejahteraan manusia dan keadilan sosial, bukan sebaliknya merusak martabat kemanusiaan atau memperlebar ketimpangan.
Rangkaian upacara HUT RI ke-81 ini menjadi bukti bahwa peringatan kemerdekaan bukan sekadar seremoni belaka. walau hujan deras melanda hingga kegiatan dialihkan ke Ballroom UIN Raden Intan Lampung, antusiasme dan kekhidmatan para peserta upacara tidak berkurang sedikit pun, seluruh elemen kampus larut dalam suasana yang tertib, sukacita dengan semangat nasionalisme yang tinggi.
Kontributor :
Penulis : M Najib Ali
Grafis/Instagram : M Najib Ali, https://www.instagram.com/p/DcKpCREGbZt/?igsh=a2xrdWRxNHlrdmE5