
Bandar Lampung, 12 Juli 2024 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung terus mengimplementasikan visi internasionalisasi dengan memperluas jaringan akademik internasional, salah satunya melalui kegiatan International Academic Collaboration pada 12 Juli 2024. Acara ini berlangsung di Gedung Academic & Research Center UIN Raden Intan Lampung yang dihadiri oleh dosen dan mahasiswa FEBI, serta mahasiswa asing dari beberapa perguruan tinggi luar negeri, yakni Universiti Geomatika Malaysia, University of Malaya, Mindanao State University Filipina, dan Chulalongkorn University Thailand.
Acara ini dibuka oleh Dekan FEBI UIN Raden Intan Lampung, Prof. Dr. Tulus Suryanto, M.M., Akt., C.A., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi akademik internasional dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian. Beliau juga menyampaikan apresiasi kepada para narasumber dan peserta yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini.
Para narasumber yang hadir dalam acara ini merupakan akademisi dari berbagai negara. Prof Datuk Sr. Dr. Mohaizi bin Mohamad, President of Universiti Geomatika Malaysia, membuka sesi pertama dengan materi tentang “Global Perspectives on Academic Collaboration and Research Excellence”. Dalam presentasinya, Prof. Mohaizi menguraikan pentingnya kolaborasi lintas negara dalam mengembangkan penelitian yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan global.
Sesi berikutnya diisi oleh Prof. Dr. Abaidullah bin Mustaffa dari Universiti Geomatika Malaysia, yang membahas topik “Advancing Research Through International Partnerships”. Beliau menjelaskan bagaimana kemitraan internasional dapat mempercepat perkembangan penelitian dan meningkatkan kualitas hasil riset.
Prof. Dr. Anwar Radiamodaa dari Mindanao State University, Filipina, menyampaikan materi tentang “Integrating Sustainable Development Goals (SDGs) in Academic Research”. Beliau menekankan pentingnya mengintegrasikan tujuan pembangunan berkelanjutan dalam penelitian akademik untuk menghadapi tantangan global saat ini.
Selanjutnya, Prof. Jawad Salic dari Mindanao State University, Filipina, memberikan presentasi tentang “Innovative Teaching Methods for the 21st Century”. Prof. Salic memaparkan berbagai metode pengajaran inovatif yang dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran di era digital.
Prof. Shahid Manalongdong, juga dari Mindanao State University, Filipina, membawakan materi tentang “Building Academic Networks for Collaborative Research”. Beliau menyoroti bagaimana membangun jaringan akademik yang kuat dapat mendukung kolaborasi penelitian yang berkelanjutan dan produktif.
Dr. Arifeen Yama dari Chulalongkorn University, Thailand, menutup rangkaian sesi dengan topik “Enhancing Student Mobility and Exchange Programs”. Dalam paparannya, Dr. Arifeen menjelaskan manfaat program pertukaran mahasiswa dalam memperkaya pengalaman belajar dan meningkatkan pemahaman lintas budaya.
Kegiatan International Academic Collaboration ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antar pergruan tinggi lintas negara, memfasilitasi pertukaran ilmu dan pengalaman antar dosen dan mahasiswa, serta mendorong penelitian kolaboratif yang berdampak positif bagi masyarakat. FEBI UIN Raden Intan Lampung berkomitmen untuk terus berkolaborasi dalam hal akademik internasional guna meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian di masa sekarang dan yang akan datang.
(DS)