Home » Tak Berkategori » Jelang Ramadhan, Kelas Internasional FEBI Bakti Sosial ke Panti Asuhan

Jelang Ramadhan, Kelas Internasional FEBI Bakti Sosial ke Panti Asuhan


FEBI UIN Raden Intan Lampung – April 2018

 

Sabtu (14/4/2018), Mahasiswa Kelas Internasional (KI) melakukan bakti sosial ke Panti Asuhan Khoirul Amanah Sukabumi Bandar Lampung. Bakti sosial dilaksanakan selain sebagai salah satu bentuk pengabdian mahasiswa KI kepada masyarakat, juga sebagai salah satu cara untuk menyambut datanya bulan suci Ramadhan 1439 H/2018 M.  Menurut salah satu mahasiswa KI, WS Perwito Ady, kegiatan ini merupakan salah satu program dari kelas internasional yang berhubungan dengan masyarakat. Harapannya, dengan kegiatan ini dapat melatih diri untuk berinteraksi dengan masyarakat dan melatih kepekaan terhadap lingkungan sekitar.  Dengan adanya kegiatan ini juga diharapkan mendapatkan keberkahan dari Allah SWT dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan. 

 

“Kami juga berharap agar doa-doa yang dimunajatkan terkabul, terkhusus dalam kami menghadapi segala kegiatan kampus, dan diberikan kelancaran, sukses, murah rezeki, sehat selalu dan mendapatkan Ridho Allah SWT” tegas Ady.

 

Bentuk kegiatan yang dilakukan pada bakti sosial tersebut di antaranya adalah kegiatan belajar mengajar tentang pelajaran sekolah, pemberian softskill berupa Desain Grafis dan kerajinan tangan berupa rajut serta penyerahan sembako kepada anak-anak dan pengurus Panti Asuhan Khoirul Amanah.

 

Koordinator Kelas Internasional FEBI, Dedi Satriawan, M.Pd, Senin (16/4/2018) mengatakan bahwa kegiatan seperti ini sangatlah penting dalam menunjang salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni pengabdian kepada masyarakat. “Ke depannya, kita akan jadikan baksos ini sebagai salah satu kegiatan rutin tiap bulannya sebagai bentuk wujud nyata kepedulian mahasiswa dan fakultas kepada masyarakat”. Selain itu, Dedi juga menambahkan bahwa kegiatan seperti ini haruslah mendapatkan dukungan dari pihak fakultas. “Inisiatif mahasiswa seperti inilah yang harus kita dukung dan lestarikan, agar mahasiswa tidak hanya bergelut dengan dunia kampus saja, melainkan juga berbaur langsung dengan masyarakat, agar dirasakan manfaatnya dari ilmu yang ia (mahasiswa) pelajari di kelas” tambah beliau.

 

(Mahasiswa KI/DS)