
Mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), UIN Raden Intan Lampung angkatan 2025 kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional. Tim yang terdiri atas Gadis Ocha Florenza, Sela Tamara, dan Nadiah Saliha berhasil meraih penghargaan Best Data Visualization dalam International Infographic Competition pada rangkaian International Olympiad of Islamic Economics and Finance (IOIEF) 2026.
Dalam kompetisi tersebut, ketiga mahasiswa mengusung tema “ Green Sukuk: Halal Investment for a Sustainable Planet — Islamic Finance Solutions for Climate Action and a Better Future .” Tema tersebut menempatkan Green Sukuk sebagai instrumen keuangan Islam yang tidak hanya berorientasi pada investasi, tetapi juga mendukung aksi iklim, pembangunan berkelanjutan, dan terciptanya masa depan yang lebih baik.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Intan Lampung, Prof. Dr. H. A. Kumedi Ja’far, S.Ag., M.H., menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih ketiga mahasiswa tersebut. Menurutnya, keberhasilan mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah angkatan 2025 dalam kompetisi internasional menjadi capaian yang membanggakan sekaligus menunjukkan potensi mahasiswa FEBI untuk bersaing di tingkat global.
“ Kami mengapresiasi dan merasa bangga atas prestasi yang diraih, meskipun mereka baru semester 2, tetapi mereka telah menunjukkan keberanian, kreativitas, dan kemampuan untuk berkompetisi di tingkat internasional. Tema Green Sukuk yang diangkat juga relevan dengan perkembangan ekonomi syariah karena mengintegrasikan prinsip keuangan syariah dengan isu lingkungan dan pembangunan berkelanjutan ,” kata Dekan FEBI UINRIL.
Prof Kumedi berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus meningkatkan kompetensi akademik, kreativitas, inovasi, serta keberanian mengikuti berbagai kompetisi di tingkat nasional maupun internasional.
“ Prestasi ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi mahasiswa lainnya untuk berani mengambil peluang, berkompetisi, serta membawa gagasan ekonomi syariah ke ruang yang lebih luas. FEBI akan terus mendorong mahasiswa untuk berprestasi dan menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat, ” kata Dekan.
Tim yang terdiri atas Gadis Ocha Florenza, Sela Tamara, dan Nadiah Saliha berdasar infografis yang disusun mereka menjelaskan bahwa Green Sukuk merupakan instrumen keuangan Islam yang memobilisasi dana investor untuk membiayai proyek hijau dan berkelanjutan. Instrumen ini mengintegrasikan tujuan finansial dengan dampak lingkungan dengan tetap berlandaskan prinsip syariah. Dana Green Sukuk dapat diarahkan untuk berbagai sektor, seperti energi terbarukan, bangunan hijau, transportasi berkelanjutan, pengelolaan air dan limbah, serta pelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati.
Karya tersebut juga menggambarkan mekanisme Green Sukuk, mulai dari keterlibatan investor, penerbitan sukuk, alokasi dana, pembiayaan proyek hijau, terciptanya dampak berkelanjutan, hingga pemberian imbal hasil yang sesuai dengan prinsip syariah. Dengan mekanisme tersebut, Green Sukuk dinilai memiliki potensi untuk mempertemukan kebutuhan investasi dengan agenda pembangunan berkelanjutan.
Tim mahasiswa juga menghubungkan Green Sukuk dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 6 Clean Water and Sanitation, SDG 7 Affordable and Clean Energy, SDG 9 Industry, Innovation and Infrastructure, SDG 11 Sustainable Cities and Communities, serta SDG 12 Responsible Consumption and Production. Hal tersebut menunjukkan bahwa instrumen keuangan syariah memiliki ruang yang luas untuk berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan global.
Selain menampilkan data dan analisis, infografis tersebut juga menawarkan sejumlah solusi pengembangan Green Sukuk, seperti standardisasi dan transparansi, penguatan kolaborasi publik-swasta, pemanfaatan teknologi dan digitalisasi, peningkatan edukasi investor, serta pengembangan pembiayaan yang terhubung dengan pengukuran dampak lingkungan.
Kemampuan mengolah isu ekonomi syariah, lingkungan, dan pembangunan berkelanjutan ke dalam penyajian visual yang informatif mengantarkan Gadis Ocha Florenza, Sela Tamara, dan Nadiah Saliha meraih predikat Best Data Visualization. Prestasi tersebut menunjukkan kemampuan mahasiswa Ekonomi Syariah dalam memadukan pemahaman akademik, kreativitas, literasi data, dan komunikasi visual dalam merespons isu ekonomi kontemporer.
Prestasi ini menjadi capaian positif bagi FEBI UIN Raden Intan Lampung sekaligus menunjukkan potensi mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah untuk berprestasi sejak awal masa perkuliahan. Capaian tersebut diharapkan dapat mendorong semakin banyak mahasiswa untuk aktif mengembangkan kemampuan serta membawa nama UIN Raden Intan Lampung dalam berbagai ajang nasional maupun internasional.
Kontributor :