
Bandar Lampung, 08 Juli 2024 – Camp Session 1 dengan tema “Instructional Leadership in Education Perspective” menjadi sesi pembuka dalam rangkaian acara Young Greenpreneur Short Course yang berlangsung di Room Theater Academic & Research Center, Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung. Acara ini dihadiri oleh mahasiswa dari berbagai negara yaitu Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Filipina.
Sesi pertama ini menghadirkan Prof. Datuk Sr. Dr. Mohaizi bin Mohamad, Presiden Universiti Geomatika Malaysia, sebagai narasumber utama. Beliau menyampaikan materi tentang pentingnya kepemimpinan instruksional dalam konteks pendidikan yang berkelanjutan dan inovatif.
Dalam paparannya, Prof. Datuk Sr. Dr. Mohaizi bin Mohamad menekankan bahwa kepemimpinan instruksional adalah kunci untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung pengembangan potensi peserta didik. “Kepemimpinan yang efektif dalam pendidikan harus mampu mengarahkan dan menginspirasi guru dan siswa untuk mencapai tujuan bersama dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil pendidikan,” ujar beliau.
Beliau juga menyoroti pentingnya adaptasi teknologi dan pendekatan inovatif dalam praktik kepemimpinan instruksional. Menurutnya, era digital menuntut para pemimpin pendidikan untuk lebih fleksibel dan terbuka terhadap perubahan, serta mampu memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran. Teknologi pendidikan yang terus berkembang menyediakan beragam alat dan platform yang dapat mendukung proses belajar mengajar, dan para pemimpin pendidikan harus mampu memanfaatkan peluang ini.


Selain itu, sesi ini juga menjadi ajang diskusi interaktif antara narasumber dan peserta. Para peserta mendapatkan kesempatan untuk bertanya dan berbagi pengalaman terkait tantangan dan strategi dalam menerapkan kepemimpinan instruksional di berbagai institusi pendidikan. Diskusi yang berlangsung sangat dinamis dan banyak peserta yang merasa mendapatkan wawasan baru dari jawaban dan pandangan Prof. Datuk Sr. Dr. Mohaizi bin Mohamad.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Young Greenpreneur International Short Course 2024 yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Intan Lampung. Program ini bertujuan untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan yang relevan dalam menghadapi tantangan global, terutama dalam bidang kewirausahaan keberlanjutan lingkungan dan inovasi hijau. Program ini dirancang untuk menyediakan kurikulum yang komprehensif, mencakup teori dan praktik, dengan fokus pada penerapan prinsip-prinsip hijau dalam berwirausaha.
Prof. Dr. Tulus Suryanto, M.M., Akt., C.A. Dekan FEBI UIN Raden Intan Lampung, dalam sambutannya mengapresiasi kehadiran Prof. Datuk Sr. Dr. Mohaizi bin Mohamad dan menyatakan harapannya agar sesi ini dapat memberikan wawasan baru dan inspirasi bagi para peserta. “Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi platform bagi para peserta untuk mengembangkan kompetensi dan keterampilan yang diperlukan dalam menghadapi tantangan di masa depan,” ungkapnya. Prof. Tulus juga menegaskan komitmen FEBI UIN Raden Intan Lampung dalam mendukung pengembangan pendidikan yang berkelanjutan serta pentingnya kolaborasi antar institusi untuk mencapai tujuan ini.
Camp Session 1 ini berhasil memberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya kepemimpinan instruksional dalam pendidikan, serta membuka wawasan baru bagi para peserta untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam menciptakan sistem pendidikan yang lebih baik dan berkelanjutan. Para peserta diharapkan dapat mengaplikasikan ilmu yang didapatkan dalam sesi ini ke dalam praktik sehari-hari di institusi masing-masing, memungkinkan terjadinya perbaikan yang signifikan dalam kualitas pendidikan.
Acara ini akan dilanjutkan dengan sesi-sesi berikutnya yang juga menghadirkan berbagai narasumber ahli dalam bidang terkait, guna memperkaya wawasan dan pengetahuan para peserta. Sesi-sesi berikutnya dijadwalkan untuk mencakup topik-topik seperti strategi inovatif dalam pendidikan, kewirausahaan hijau, serta berbagai pendekatan terbaru dalam pengajaran yang berfokus pada keberlanjutan lingkungan. Dengan kehadiran berbagai narasumber berpengalaman, setiap sesi diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan profesional peserta.
Keseluruhan program Young Greenpreneur International Short Course 2024 dirancang tidak hanya untuk memberikan teori tetapi juga untuk mendorong peserta untuk berpikir kritis dan mengembangkan solusi praktis yang dapat diimplementasikan di lapangan. Program ini mencakup workshop, kegiatan lapangan, serta proyek kolaboratif yang akan memungkinkan para peserta untuk menerapkan pengetahuan yang mereka peroleh dalam situasi nyata. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap peserta tidak hanya meninggalkan program dengan pengetahuan baru tetapi juga dengan keterampilan praktis yang dapat langsung diaplikasikan dalam usaha mereka untuk menjadi pemimpin yang efektif dalam pendidikan berkelanjutan.
(DS)