
Bandar Lampung, 09 Juli 2024 – Camp Session 4 dengan tema “Sustainable Development Goals (SDGs) and Green Entrepreneurship in Sharia Perspective” menjadi sesi yang sangat informatif dalam program Young Greenpreneur Short Course. Acara ini kembali digelar di Room Theater Academic & Research Center, Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung, dan dihadiri oleh mahasiswa dari berbagai universitas ternama di Asia.
Sesi keempat ini menghadirkan Prof. Dr. Anwar Radiamodaa dari Mindanao State University, Filipina sebagai narasumber utama. Beliau memberikan pemaparan mendalam mengenai bagaimana tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) dapat diintegrasikan dengan kewirausahaan hijau dalam perspektif syariah.
Dalam presentasinya, Prof. Dr. Anwar Radiamodaa menjelaskan bahwa SDGs adalah agenda global yang bertujuan untuk mengakhiri kemiskinan, dan memastikan kesejahteraan bagi semua orang pada tahun 2030. “Kewirausahaan hijau dalam perspektif syariah tidak hanya mengejar keuntungan ekonomi, tetapi juga memperhatikan aspek moral dan etika yang berlandaskan prinsip-prinsip Islam,” ujar beliau.


Beliau juga menyoroti pentingnya memadukan nilai-nilai syariah dengan praktik bisnis hijau untuk mencapai keberlanjutan yang komprehensif. “Pengusaha muslim harus mampu mengembangkan bisnis yang tidak hanya menguntungkan, tetapi juga memberikan manfaat sosial dan lingkungan,” tambahnya.
Para peserta yang hadir dari UIN Raden Intan Lampung, Universiti Geomatika Malaysia, Mindanao State University Filipina, University of Malaya, dan Chulalongkorn University Thailand sangat antusias mengikuti sesi ini. Mereka mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi langsung dengan Prof. Dr. Anwar Radiamodaa, berbagi pandangan, dan bertanya mengenai implementasi SDGs dalam bisnis syariah.
Salah satu peserta dari University of Malaya menyatakan, “Sesi ini sangat membuka wawasan kami tentang bagaimana prinsip-prinsip syariah dapat diterapkan dalam bisnis untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan. Kami sangat terinspirasi untuk mengembangkan bisnis yang berlandaskan nilai-nilai syariah dan keberlanjutan.”
Camp Session 4 ini berhasil memberikan pemahaman mendalam tentang integrasi SDGs dan kewirausahaan hijau dalam perspektif syariah, serta mendorong para peserta untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam menciptakan bisnis yang berkelanjutan dan sesuai dengan prinsip-prinsip Islam. Program ini akan dilanjutkan dengan sesi-sesi menarik lainnya yang menghadirkan narasumber ahli dari berbagai bidang, guna memperkaya wawasan dan pengetahuan para peserta.
(DS)