
Bandar Lampung, 09 Juli 2024 – Camp Session 5 dengan tema “International Project Financing” menjadi salah satu sesi yang sangat dinantikan dalam program Young Greenpreneur Short Course. Acara yang berlangsung di Room Theater Academic & Research Center, Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung ini dihadiri oleh mahasiswa dari berbagai universitas terkemuka di Asia.
Sesi kelima ini menghadirkan Prof. Shahid Manalongdong dari Mindanao State University, Filipina sebagai narasumber utama. Beliau memberikan pemaparan mendalam mengenai pembiayaan proyek internasional, yang merupakan aspek krusial dalam mengembangkan bisnis global.
Dalam presentasinya, Prof. Shahid Manalongdong menjelaskan berbagai sumber pembiayaan yang tersedia untuk proyek internasional, termasuk peran lembaga keuangan internasional, investor swasta, dan pemerintah. “Pembiayaan yang tepat adalah kunci sukses bagi proyek-proyek besar yang melibatkan berbagai negara. Memahami mekanisme dan persyaratan dari setiap sumber pembiayaan sangat penting bagi pengusaha,” ujar beliau.
Beliau juga membahas tantangan dan strategi dalam mendapatkan pendanaan untuk proyek internasional, serta memberikan contoh-contoh kasus sukses dari berbagai proyek yang telah beliau tangani. Prof. Shahid menekankan pentingnya menyusun proposal bisnis yang kuat dan kredibel untuk menarik minat investor dan lembaga keuangan.



Para peserta yang hadir dari UIN Raden Intan Lampung, Universiti Geomatika Malaysia, Mindanao State University Filipina, University of Malaya, dan Chulalongkorn University Thailand sangat antusias mengikuti sesi ini. Mereka mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi langsung dengan Prof. Shahid Manalongdong, mengajukan pertanyaan, dan berbagi pandangan mengenai pembiayaan proyek internasional.
Salah satu peserta dari Universiti Geomatika Malaysia menyatakan, “Sesi ini sangat bermanfaat bagi kami untuk memahami cara mendapatkan pendanaan untuk proyek-proyek besar. Kami mendapatkan banyak wawasan baru tentang bagaimana mengembangkan bisnis di tingkat internasional.”
Camp Session 5 ini berhasil memberikan pemahaman mendalam tentang mekanisme pembiayaan proyek internasional, serta mendorong para peserta untuk terus belajar dan berinovasi dalam menghadapi persaingan global. Program ini akan dilanjutkan dengan sesi-sesi menarik lainnya yang menghadirkan narasumber ahli dari berbagai bidang, guna memperkaya wawasan dan pengetahuan para peserta.
(DS)